Sabtu, April 11, 2026
  • Login
ICMI Cimahi
  • Divisi Dakwah
  • Kewirausahaan & Kesra
  • LH & Kebencanaan
  • Kesehatan Holistik
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Perempuan & Anak
  • Perpustakaan & Literasi
No Result
View All Result
ICMI Cimahi
  • Divisi Dakwah
  • Kewirausahaan & Kesra
  • LH & Kebencanaan
  • Kesehatan Holistik
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Perempuan & Anak
  • Perpustakaan & Literasi
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
ICMI Cimahi
No Result
View All Result
Home Info Cendekia

Madrasah Lansia Husnul Khatimah : Ikhtiar Memuliakan Usia Senja

redaksidentang@gmail.com by redaksidentang@gmail.com
Maret 18, 2026
in Info Cendekia
0 0
0
Madrasah Lansia Husnul Khatimah : Ikhtiar Memuliakan Usia Senja

Madrasah Lansia Husnul Khatimah (MLHK) merupakan ruang belajar melalui platform kelas on site dan online dalam ikhtiar memuliakan lansia sekaligus mempersiapkan perjalanan hidup lansia menuju akhir yang baik husnul khatimah.

Madrasah Lansia Husnul Khatimah merupakan program strategis  ICMI orda Cimahi  diresmikan oleh Kepala Dinas DP3AP2KB, mewakili Walikota Cimahi, Rabu , 21 Ramadhah 1447 H, 11 Maret 2026 di Kampus Stikes Budi Luhur kota Cimahi

Madrasah Lansia Husnul Khatimah (MLHK) lahir dari kesadaran bahwa usia senja bukanlah akhir dari perjalanan manusia, melainkan fase pematangan jiwa untuk memahami kehidupan dengan kejernihan yang lebih dalam.

Pada masa ini, langkah mungkin melambat dan tenaga tidak lagi sekuat dahulu, tetapi hikmah justru tumbuh semakin terang. Sebagaimana ungkapan Jalaluddin Rumi:

“Di balik setiap senja, Tuhan sedang mengajarkan manusia untuk memahami arti pulang.”

Madrasah hadir untuk memuliakan para lanjut usia, membantu mereka menjalani masa senja secara sehat, bermakna, dan penuh keberkahan, sekaligus menata perjalanan batin menuju akhir kehidupan yang baik husnul khatimah.

Dalam kebijaksanaan para sufi sering diingatkan bahwa manusia baru benar-benar memahami arti hidup ketika ia mulai mendekati senja usianya; ketika ambisi dunia perlahan mereda dan hati semakin condong kepada ketenangan serta kedekatan dengan Tuhan.

Di Madrasah inilah para lansia diajak untuk tetap belajar, berbagi hikmah, dan memaknai perjalanan hidup dengan lapang dada, sehingga usia senja tidak menjadi masa redupnya kehidupan, melainkan masa ketika cahaya kebijaksanaan justru semakin menyala.

Pada tahap kehidupan ini manusia membawa akumulasi pengalaman, nilai moral, serta kearifan yang menjadi sumber pembelajaran bagi keluarga dan masyarakat.

Karena itu, Madrasah Lansia Husnul Khatimah menghadirkan ruang pembelajaran yang hangat dan bermartabat agar para lansia tetap aktif, sehat, serta memiliki peran sosial yang bermakna.

Pendekatan pembelajaran di madrasah ini berpijak pada keseimbangan empat dimensi kehidupan lansia: fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, yang terintegrasi dalam satu poros nilai: makna hidup dan husnul khatimah.

Tanpa makna, kesehatan menjadi kosong; tanpa spiritualitas, produktivitas menjadi hampa; dan tanpa relasi sosial, ketenangan menjadi sunyi.

Hikmah Usia Senja

Banyak kisah para sufi yang menggambarkan bagaimana usia senja menjadi masa pematangan jiwa. Dikisahkan suatu ketika seorang murid bertanya kepada Jalaluddin Rumi, “Guru, mengapa sebagian orang menjadi lebih bijaksana ketika usia mereka bertambah ?”

Rumi menjawab dengan sebuah perumpamaan sederhana:

“Ketika anggur masih muda, rasanya asam dan keras. Namun ketika ia diperas, disimpan, dan menua dalam waktu yang panjang, ia berubah menjadi minuman yang harum dan bernilai”

”Begitulah manusia. Jika ia mampu memetik hikmah dari perjalanan hidupnya, usia tua bukanlah kelemahan, melainkan kematangan.”

Bagi Rumi, perjalanan hidup manusia adalah proses pemurnian hati. Berbagai peristiwa kehidupan, kegagalan, kehilangan, dan ujian adalah cara Allah melembutkan jiwa manusia agar lebih dekat kepada-Nya.

Baca Juga  Menjadi Cendekiawan Muslim: Berpikir Melampaui Diri, Berkhidmat untuk Semesta

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, ia menjelaskan bahwa ketika manusia mulai menyadari kefanaan dunia, hatinya akan lebih mudah condong kepada dzikir, taubat, dan persiapan menuju kehidupan akhirat.

Sebab pada akhirnya manusia memahami bahwa kehidupan dunia hanyalah perjalanan sementara menuju kehidupan yang lebih abadi.

Dalam konteks inilah usia lansia dapat dipahami sebagai masa kembali kepada kedalaman makna hidup. Ambisi dunia yang dahulu begitu kuat perlahan berubah menjadi keinginan untuk menata hati, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperdalam hubungan dengan Tuhan.

Para sufi sering mengingatkan bahwa puncak perjalanan manusia bukanlah pada kekuatan fisik atau kejayaan duniawi, melainkan pada ketenangan jiwa  mampu menerima kehidupan dengan penuh ridha.

Al-Qur’an menggambarkan keadaan ini dengan sangat indah:

“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (QS. Al-Fajr: 27–30)

Ayat ini seolah menjadi gambaran perjalanan batin manusia di usia senja. Setelah melewati berbagai fase kehidupan masa muda yang penuh ambisi dan masa dewasa yang sarat tanggung jawab, akhirnya sampai pada sebuah titik kedewasaan spiritual.

Pada titik ini, manusia tidak lagi sibuk mengejar dunia, melainkan mulai menata hati untuk perjalanan pulang.

Memaknai Kematian

Dalam kebijaksanaan tasawuf sering diingatkan bahwa kematian bukanlah akhir kehidupan, melainkan kembali kepada Sang Pencipta.

Karena itu, masa lansia dapat menjadi waktu yang sangat berharga untuk memperdalam makna hidup, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperkuat hubungan dengan Tuhan.

Di sinilah Madrasah Lansia Husnul Khatimah menemukan makna penting kehadirannya. menjadi ruang pembelajaran sepanjang hayat yang meneguhkan pesan bahwa usia boleh menua, tetapi semangat belajar, bertumbuh, dan memberi manfaat tidak pernah mengenal batas.

Visi Madrasah

Mewujudkan lansia yang bahagia, sehat, mandiri, dan bermakna, serta mempersiapkan kehidupan yang penuh ketenangan menuju husnul khatimah.

Misi

  1. Meningkatkan kualitas kesehatan fisik dan mental lansia.
  2. Menguatkan spiritualitas dan kedekatan kepada Allah.
  3. Mendorong lansia tetap aktif dalam kehidupan sosial dan keluarga.
  4. Mengembangkan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).
  5. Menumbuhkan budaya memuliakan lansia dalam masyarakat.

Program Pembelajaran

Kegiatan di Madrasah Lansia Husnul Khatimah dirancang secara holistik, meliputi:

  • Kesehatan Lansia : Edukasi kesehatan, olahraga ringan, serta pembiasaan gaya hidup sehat.
  • Penguatan Spiritual Kajian keislaman, dzikir, dan pembinaan ibadah.
  • Kesehatan Psikologis : Penguatan makna hidup, kebahagiaan batin, dan ketenangan jiwa.
  • Kegiatan Sosial dan Kreativitas Aktivitas kebersamaan, berbagi pengalaman hidup, serta kegiatan produktif.
  • Pendidikan Keluarga Menguatkan peran lansia sebagai sumber nilai, teladan, dan kebijaksanaan dalam keluarga.

Madrasah Lansia bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi dirancang sebagai ruang silaturahmi, ruang rekreasi, tempat olahraga, meeting point, sekaligus wahana edukasi bagi para lansia.

Baca Juga  Sekolah Ekologi Insan Cendekia Cimahi : Jalan Ihsan Merawat Alam

Konsepnya sederhana namun kuat: lansia bukan objek pasif, melainkan subjek yang aktif, sehat, bahagia, dan produktif.

Madrasah LKH : Ruang Edukasi Inklusif

Madrasah LHK juga merupakan ruang edukasi yang inklusif, sejalan dengan pesan Ki Hajar Dewantara: “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah.” Pesan ini mengingatkan bahwa proses belajar tidak terbatas pada ruang kelas.

Pengalaman hidup, interaksi sosial, bahkan kesulitan yang dihadapi manusia, semuanya dapat menjadi sumber hikmah. Pendidikan sejati adalah proses yang berlangsung sepanjang hayat.

Dalam perspektif psikologi perkembangan, pandangan ini sejalan dengan gagasan lifelong learning yang menekankan bahwa proses belajar tidak berhenti pada usia tertentu, tetapi terus berlangsung sepanjang perjalanan hidup (Knowles, Holton & Swanson, 2015).

Inisiasi, Dukungan dan Kolaborasi

Madrasah LHK diinisiasi dan dikonsep oleh Dr. dr. H. Pandith Arismunandar, MM, FISQua, CHAE dan Dr. H. Eki Baihaki, M.Si, secara kolaboratif serta mendapat dukungan dari Hj. Sri Wahyuni, S.Pd., M.Kes., Ph.D, Ketua STIKes Budi Luhur.

Alhamdulillah, gagasan ini mendapat respons positif dari Ibu Midjiati Ningsih, istri Wali Kota Cimahi sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK dan Bunda Literasi Kota Cimahi.

Program ini pertama kali diperkenalkan melalui soft launching pada acara Lomba Bercerita “Indonesia Hebat” dan Bedah Buku yang diselenggarakan oleh Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Cimahi di Smart Garden Cipageran.

Dukungan juga datang dari berbagai unsur, di antaranya para psikolog, tokoh agama, akademisi lintas perguruan tinggi, serta komunitas kesehatan dan pemberdayaan perempuan.

Dari unsur pemerintah, dukungan hadir melalui Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi yang diwakili oleh dr. Fitriani Manan, MKM, serta komunitas pemberdayaan perempuan dan kesehatan PPI                (Pendidikan Perempuan Indonesia)  yang diketuai oleh  dr. Hj. R. Adj Irma Indriyani

Madrasah LHK juga mendapat dukungan dari platform Jatidiri.app, yang berkontribusi dalam pengembangan instrumen untuk mengukur Indeks Kebahagiaan Lansia.

Pendekatan berbasis data ini bertujuan memetakan tingkat kesejahteraan lansia secara lebih komprehensif, tidak hanya dari aspek kesehatan fisik, tetapi juga mencakup dimensi psikologis, sosial, dan spiritual.

Pada akhirnya, Madrasah Lansia Husnul Khatimah adalah ruang sunyi yang penuh cahaya tempat usia tidak dipandang sebagai senja yang meredup, melainkan sebagai langit yang perlahan memerah oleh kebijaksanaan.

Di sini para lansia berjalan lebih pelan, namun dengan hati yang semakin lapang; belajar, berbagi hikmah, dan menata perjalanan batin menuju rumah yang sejati.

Sebab setiap usia yang menua sesungguhnya sedang diajak Allah untuk lebih memahami arti pulang dengan jiwa yang tenang, langkah yang ridha, dan harapan untuk menutup kehidupan dalam keindahan husnul khatimah. Semoga ! 🌿


Penulis : Dr. Eki Baihaki, M.Si, Dosen Pascasarjana UNPAS.

ShareTweet
redaksidentang@gmail.com

redaksidentang@gmail.com

Next Post
Mudik : Menyalakan Kembali Rasa Saling Menyayangi

Mudik : Menyalakan Kembali Rasa Saling Menyayangi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buku Panduan Kampung Cendekia Cimahi

Buku Panduan Kampung Cendekia Cimahi

Juni 4, 2025
RW 25 Cibabat ”RW Kampung Cendekia” Penggerak Peradaban Peduli Lingkungan

RW 25 Cibabat ”RW Kampung Cendekia” Penggerak Peradaban Peduli Lingkungan

Juli 18, 2025
Paguyuban Pasundan Penggerak Jatidiri Peradaban Sunda

Paguyuban Pasundan Penggerak Jatidiri Peradaban Sunda

Juli 21, 2025
Kampung Cendekia RW 14 Kelurahan Baros: Keberagaman yang Menyatukan

Kampung Cendekia RW 14 Kelurahan Baros: Keberagaman yang Menyatukan

Juni 8, 2025
Kolaborasi Mewujudkan Kampung Cendekia Cimahi

Kolaborasi Mewujudkan Kampung Cendekia Cimahi

0
FGD Penguatan “Program Magrib Mengaji”Kolaborasi ICMI dan MUI Kota Cimahi

FGD Penguatan “Program Magrib Mengaji”Kolaborasi ICMI dan MUI Kota Cimahi

0
Kampung Cendekia Mendukung “Cimahi Zero TPA”

Kampung Cendekia Mendukung “Cimahi Zero TPA”

0
Hukum Anti Korupsi

Hukum Anti Korupsi

0
Melangkah Bersama Menjadi Penggerak Peradaban Ekologi

Melangkah Bersama Menjadi Penggerak Peradaban Ekologi

Maret 25, 2026
Mudik : Menyalakan Kembali Rasa Saling Menyayangi

Mudik : Menyalakan Kembali Rasa Saling Menyayangi

Maret 22, 2026
Madrasah Lansia Husnul Khatimah : Ikhtiar Memuliakan Usia Senja

Madrasah Lansia Husnul Khatimah : Ikhtiar Memuliakan Usia Senja

Maret 18, 2026
Menjadi “Intellectual Peace Builder”di Tengah Bayang Perang Dunia

Menjadi “Intellectual Peace Builder” di Tengah Konflik Membara

Maret 6, 2026
ICMI Cimahi

Situs Resmi ICMI Orda Kota Cimahi.
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia disingkat ICMI adalah sebuah organisasi cendekiawan muslim di Indonesia dan merupakan wadah untuk beramal, berkreasi, berkomunikasi, dan berprestasi guna mengangkat harkat kehidupan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia dalam rangka pengabdian kepada Allah SWT.

Menu

  • Artikel
  • Bersih Narkoba
  • Divisi Dakwah
  • Greeting
  • Info Cendekia
  • Kabar
  • Kebangsaan
  • Kesehatan Holistik
  • LH & Kebencanaan
  • Magrib Mengaji
  • Peduli Lingkungan
  • Pembauran Kebangsaan
  • Pojok Literasi
  • Pustaka Cendekia
  • Video Cendekia

Baca Juga

Mudik : Menyalakan Kembali Rasa Saling Menyayangi

Mudik : Menyalakan Kembali Rasa Saling Menyayangi

Maret 22, 2026
Madrasah Lansia Husnul Khatimah : Ikhtiar Memuliakan Usia Senja

Madrasah Lansia Husnul Khatimah : Ikhtiar Memuliakan Usia Senja

Maret 18, 2026

© 2026 ICMI Orda Kota Cimahi

No Result
View All Result
  • Divisi Dakwah
  • Kesehatan Holistik
  • Perempuan & Anak
  • Kesra
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Literasi
  • LH
  • Kebangsaan
  • Humas

© 2026 ICMI Orda Kota Cimahi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In