Selasa, Februari 10, 2026
  • Login
ICMI Cimahi
  • Divisi Dakwah
  • Kewirausahaan & Kesra
  • LH & Kebencanaan
  • Kesehatan Holistik
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Perempuan & Anak
  • Perpustakaan & Literasi
No Result
View All Result
ICMI Cimahi
  • Divisi Dakwah
  • Kewirausahaan & Kesra
  • LH & Kebencanaan
  • Kesehatan Holistik
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Perempuan & Anak
  • Perpustakaan & Literasi
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
ICMI Cimahi
No Result
View All Result
Home Kabar

Pidato Prabowo Meneguhkan Equilibrium Solusi dua Negara Palestina-Israel

Kampung Cendekia by Kampung Cendekia
September 27, 2025
in Kabar
0 0
0
Pidato Prabowo Meneguhkan Equilibrium Solusi dua Negara Palestina-Israel

Foto: Sekretariat Presiden

21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sikap Indonesia yang mendukung kemerdekaan dan kedaulatan Palestina dan segera mengakui negara Israel, jika solusi dua negara disepakati.

Ini esensi pidato Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Selasa (23/9/2025)

Hingga September 2025, tercatat 153 negara anggota PBB mengakui Palestina sebagai negara merdeka. Arus dukungan ini kian menguat setelah negara-negara Barat besar seperti Inggris, Kanada, Australia, dan Perancis menyusul memberikan pengakuan resmi.

Gelombang pengakuan tersebut bukan hanya langkah diplomatik, melainkan juga tekanan moral dan politik yang semakin mengisolasi Israel di panggung internasional, menandai lahirnya equilibrium keseimbangan baru dalam percaturan konfigurasi kekuatan politik global.

Pada momentum inilah, Presiden Prabowo tampil dengan peran strategisnya untuk meneguhkan solusi dua negara sebagai jalan keluar yang beradab, bukan sekadar kompromi politik, melainkan fondasi peradaban damai menggantikan logika konflik dan peperangan yang tak berkesudahan.

Pengakuan sejumlah negara Eropa terhadap Palestina merupakan koreksi atas sejarah panjang ambiguitas moralitas Barat.

Selama puluhan tahun, Eropa membiarkan genosida dan penindasan terjadi di Palestina dengan alasan geopolitik.

Gelombang pengakuan terhadap Palestina dari negara-negara besar mengubah peta kekuatan baru di tubuh PBB. Sekaligus ujian moral bagi umat manusia.

Pada titik ini, dunia dihadapkan pada pilihan historis: bertahan dalam peradaban konflik yang terus melahirkan penderitaan, atau beralih menuju peradaban damai yang menjunjung keadilan dan martabat kemanusiaan.

Dunia kian sulit menutup mata atas praktik genosida yang dilakukan Israel. Isolasi politik dan moral makin kuat, bahkan di kalangan sekutu tradisionalnya.

Label rogue state, label negara jahat yang sempat dinisbatkan Barat ke Irak, Iran dan Korea Utara, bisa menjadi kutukan balik ke Israel, jika tidak segera sadar diri.

Baca Juga  FGD Penguatan “Program Magrib Mengaji”Kolaborasi ICMI dan MUI Kota Cimahi

Dalam perspektif equilibrium baru, keterlibatan komunitas global bukan lagi soal berpihak pada blok tertentu, tetapi menata ulang pranata nilai tatanan dunia yang lebih adil, di mana kemerdekaan Palestina adalah harapan besar hampir seluruh umat manusia di dunia.

Di sinilah peran strategis Presiden Prabowo menemukan relevansinya. Konsistensi politik luar negeri bebas aktif, menjadi modal komitmen politik untuk memperjuangkan Palestina.

Prabowo tidak hanya menyuarakan dukungan simbolik, tetapi meneguhkan solusi dua negara sebagai jalan realistis yang membuka ruang bagi koeksistensi damai.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan anggota aktif G20, Indonesia memiliki kredibilitas unik.

Prabowo dapat memainkan posisi sebagai honest broker, menjembatani dunia Islam dan Barat, sehingga diplomasi Indonesia tidak hanya terdengar di forum retorika, diharapkan menentukan arah kebijakan global.

Jalan damai Ratu Saba

Dalam khazanah Islam, kisah Ratu Saba (Bilqis) menjadi simbol jalan damai yang penuh kearifan.

Ketika dihadapkan pada kekuatan besar Nabi Sulaiman, Bilqis tidak memilih jalur konfrontasi. Ia datang dengan diplomasi, kebijaksanaan, dan penghormatan.

Jalan damai yang ditempuhnya tidak menunjukkan kelemahan, melainkan kebesaran jiwa untuk menempatkan maslahat rakyat di atas ego kekuasaan.

Kisah ini memberi pelajaran penting bagi dunia modern. Palestina–Israel bukan hanya konflik politik, tetapi juga krisis kemanusiaan yang membutuhkan keberanian moral untuk menempuh jalan damai.

Solusi dua negara dapat dipandang sebagai “jalan Bilqis” di era kini, menutup siklus permusuhan dan membuka babak konsistensi.

Presiden Prabowo, dengan konsistensinya pada diplomasi perdamaian, dapat menghidupkan kembali spirit Ratu Saba: menawarkan kearifan sebagai pengganti kekerasan, memilih diplomasi ketimbang penindasan, dan meneguhkan equilibrium baru global yang menjadikan perdamaian sebagai dasar peradaban.

Baca Juga  Membaca "Tanah Sunda" di Usia 80 Tahun Indonesia Lewat Puisi Ayip Rosidi

Sebagaimana ratu Bilqis memilih damai untuk menyelamatkan rakyatnya, demikian pula para pemimpin negara di dunia saat ini dituntut untuk memilih solusi dua negara demi menyelamatkan masa depan kemanusiaan.

Prabowo mendorong pengakuan internasional terhadap Palestina tanpa menutup ruang dialog dengan Israel. Jalan tengah inilah yang dapat memulihkan martabat kemanusiaan sekaligus mencegah dunia terjebak dalam spiral konflik berkepanjangan.

Lebih jauh, dukungan Prabowo pada solusi dua negara juga dapat dibaca sebagai investasi politik luar negeri jangka panjang. Dunia membutuhkan paradigm shift: dari peradaban konflik menuju peradaban damai.

Sejarah telah menunjukkan, konflik hanya melahirkan dendam dan kehancuran, sementara koeksistensi melahirkan stabilitas dan kemakmuran bersama.

Sejarah kelak akan mencatat, apakah dunia memilih peradaban damai atau tetap bertahan dalam peradaban konflik.

Di titik kritis ini, suara Indonesia melalui Presiden Prabowo diharapkan dapat menjadi trensetter penentu arah menuju peradaban yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan. Semoga!

Dr. Eki Baihaki, M.Si.
Dosen Pascasarjana UNPAS

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/09/25/20453521/pidato-prabowo-meneguhkan-equilibrium-solusi-dua-negara-palestina-israel?page=1

Tags: PalestinaPrabowo Subianto
Kampung Cendekia

Kampung Cendekia

Related Posts

Perbaiki Tata Kelolanya dan Jangan Hentikan MBG
Kabar

Perbaiki Tata Kelolanya dan Jangan Hentikan MBG

September 27, 2025
RW 27 Melepas Mahasiswa GISMA  dengan Apresiasi dan Harapan Besar
Kabar

RW 27 Melepas Mahasiswa GISMA  dengan Apresiasi dan Harapan Besar

September 23, 2025
Kelurahan Cipageran Gelar Seleksi Tilawatil Quran Untuk Mendukung ”Revitalisasi Program Magrib Mengaji”
Kabar

Kelurahan Cipageran Gelar Seleksi Tilawatil Quran Untuk Mendukung ”Revitalisasi Program Magrib Mengaji”

September 1, 2025
Sekolah Lansia Kampung Cendekia, Belajar Sepanjang Hayat di Smart Garden Cipageran
Kabar

Sekolah Lansia Kampung Cendekia, Belajar Sepanjang Hayat di Smart Garden Cipageran

Agustus 30, 2025
Kunjungan Kepala LLDIKTI 4 di Kampung Cendekia RW 02 Kelurahan Cigugur Tengah
Kabar

Kunjungan Kepala LLDIKTI 4 di Kampung Cendekia RW 02 Kelurahan Cigugur Tengah

Agustus 29, 2025
17 Agustus di Kampung Cendekia:  Merawat Ekologi Kebangsaan
Kabar

17 Agustus di Kampung Cendekia:  Merawat Ekologi Kebangsaan

Agustus 29, 2025
Next Post
Komunikasi Prabowo Membela Islam

Komunikasi Prabowo Membela Islam

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buku Panduan Kampung Cendekia Cimahi

Buku Panduan Kampung Cendekia Cimahi

Juni 4, 2025
RW 25 Cibabat ”RW Kampung Cendekia” Penggerak Peradaban Peduli Lingkungan

RW 25 Cibabat ”RW Kampung Cendekia” Penggerak Peradaban Peduli Lingkungan

Juli 18, 2025
Paguyuban Pasundan Penggerak Jatidiri Peradaban Sunda

Paguyuban Pasundan Penggerak Jatidiri Peradaban Sunda

Juli 21, 2025
Kampung Cendekia RW 14 Kelurahan Baros: Keberagaman yang Menyatukan

Kampung Cendekia RW 14 Kelurahan Baros: Keberagaman yang Menyatukan

Juni 8, 2025
Kolaborasi Mewujudkan Kampung Cendekia Cimahi

Kolaborasi Mewujudkan Kampung Cendekia Cimahi

0
FGD Penguatan “Program Magrib Mengaji”Kolaborasi ICMI dan MUI Kota Cimahi

FGD Penguatan “Program Magrib Mengaji”Kolaborasi ICMI dan MUI Kota Cimahi

0
Kampung Cendekia Mendukung “Cimahi Zero TPA”

Kampung Cendekia Mendukung “Cimahi Zero TPA”

0
Hukum Anti Korupsi

Hukum Anti Korupsi

0

Your Guide to Canggu’s Hottest Street: The Essential Batu Bolong

Januari 10, 2026

6 Perfect places to watch the sunrise in Bali while you honeymoon

Januari 9, 2026

10 Summer Safety Tips For Water Sports Adventurers

Januari 8, 2026

Expert Tips: How To Become A Professional Travel Blogger

Januari 7, 2026
ICMI Cimahi

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Read more

Categories

  • Artikel
  • Bersih Narkoba
  • Greeting
  • Info Cendekia
  • Kabar
  • Kesehatan Holistik
  • Magrib Mengaji
  • Peduli Lingkungan
  • Pembauran Kebangsaan
  • Photo
  • Pojok Literasi
  • Pustaka Cendekia
  • Uncategorized
  • Video
  • Video Cendekia

Tags

Artikel Backpacker Food Gear Makan Siang Bergizi Palestina Prabowo Subianto Resources Solo Travel Tips Trip Plan

Recent News

Your Guide to Canggu’s Hottest Street: The Essential Batu Bolong

Januari 10, 2026

6 Perfect places to watch the sunrise in Bali while you honeymoon

Januari 9, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Divisi Dakwah
  • Kesehatan Holistik
  • Perempuan & Anak
  • Kesra
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Literasi
  • LH
  • Kebangsaan
  • Humas

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In