Selasa, Februari 10, 2026
  • Login
ICMI Cimahi
  • Divisi Dakwah
  • Kewirausahaan & Kesra
  • LH & Kebencanaan
  • Kesehatan Holistik
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Perempuan & Anak
  • Perpustakaan & Literasi
No Result
View All Result
ICMI Cimahi
  • Divisi Dakwah
  • Kewirausahaan & Kesra
  • LH & Kebencanaan
  • Kesehatan Holistik
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Perempuan & Anak
  • Perpustakaan & Literasi
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
ICMI Cimahi
No Result
View All Result
Home Artikel Peduli Lingkungan

Model Open Government dan Kampung Cendekia untuk Mendukung Suksesnya “Cimahi Zero TPA”

Kampung Cendekia by Kampung Cendekia
Juli 26, 2025
in Peduli Lingkungan
0 0
0
Model Open Government dan Kampung Cendekia untuk Mendukung Suksesnya “Cimahi Zero TPA”
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sampah bukan sekadar urusan teknis, tapi panggilan moral dan intelektual menjaga keberlanjutan peradaban.

 Tragedi Leuwigajah pada 21 Februari 2005 merupakan titik kelam dalam sejarah lingkungan Indonesia. Longsoran sampah dari TPA Leuwigajah menewaskan 157 jiwa, mengubur dua kampung di bawah gunungan sampah setinggi bukit. Cimahi sebagai salah satu wilayah terdampak tragedi, menyimpan luka dan sekaligus pelajaran penting: sampah bukan urusan teknis semata, melainkan cerminan tata kelola dan kesadaran kolektif warga kota Cimahi

Krisis sampah yang dihadapi banyak kota di Indonesia—termasuk Kota Cimahi—menyadarkan kita bahwa pendekatan model lama sudah tidak relevan lagi. Ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seperti Sarimukti telah menjadi masalah lingkungan, sosial, kesehatan dan ekonomi. TPA hanya solusi sementara, yang akan menimbulkan masalah baru.

Kita harus apresiasi  dan dukung kebijakan Pemkot Cimahi, yang digulirkan sejak tahun 2023 yang mengusung gerakan dan kebijakan  “Cimahi Zero to TPA”, karena tidak banyak kabupaten/kota di Indonesia yang berani berkomitmen secara terbuka dan menjadi kebijakan publik yang harus dijalankan.

Implementasi Cimahi zero TPA menggunakan model Manajemen Pengelolaan Sampah Terpadu Tuntas di Tempat (MPS3T) berbasis Open Government dan penguatan ekosistem warga melalui Program Kampung Cendekia, untuk menjawab problema utama tata kelola sampah di Indonesia, yang hingga saat ini masih bermasalah, karena tata kelolanya  yang tidak integratif dan kolaboratif. 

Open Government menawarkan paradigma baru dalam pengelolaan kebijakan publik: dari birokrasi tertutup menjadi tata kelola terbuka yang partisipatif dan kolaboratif. Dalam konteks pengelolaan sampah, ini berarti: Informasi pengelolaan sampah dibuka untuk publik;, unsur akademisi, komunitas, pengusaha dan serta media terlibat secara signifikan sejak perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.

Baca Juga  Sampah, Politik & Hari Lingkungan Hidup

Menurut OECD (2017), “Open government in environmental issues fosters trust and delivers better policy outcomes.” Prinsip ini menjadi relevan untuk membangun kepercayaan dan kebijakan yang lebih baik, bagi terwujudnya integrasi program yang kolaboratif. Bagi terwujudnya keberperanan unsur pentahelix lainnya. Tugas menangani sampah, bukan hanya tugas DLH, tetapi seluruh ekosistem kota: dinas pendidikan, perguruan tinggi, masjid, sekolah, komunitas pemuda, media dan juga dunia usaha.

Melalui program MPS3T (Manajemen Pengelolaan Sampah Terpadu Tuntas di Tempat), Cimahi menggagas gerakan Zero to TPA, yaitu menyelesaikan sampah di sumber—rumah, sekolah, masjid, dan kantor—tanpa bergantung pada TPA seperti Sarimukti. Hanya mungkin dapat dilakukan dengan solusi yang komprehensif, integratif dan kolaboratif, disertai keberperanan unsur pentahelix, pemerintah, akademisi, komunitas, media dan dunia usaha.

Kampung Cendekia adalah program kolaborasi yang inisiasi ICMI Orda Cimahi didukung Pemkot Cimahi, MUI Kota Cimahi, BNN Kota Cimahi dan LLDIKTI Wilayah 4 hadir sebagai ekosistem pembelajaran warga yang mengintegrasikan nilai spiritual, ilmu, dan aksi sosial. Di dalamnya, warga belajar memahami beragam masalah dan solusi terbaik secara inovatif dan kolaboratif. Mengelola sampah adalah ibadah ekologis yang wajib dijalankan.

Di kampung cendekia  masjid, tidak hanya pusat ibadah ritual semata, juga menjadi pusat pendidikan ekologi berbasis nilai Islam; Sekolah dan perguruan tinggi mengintegrasikan kurikulum Green Character; Kader Cendekia menggerakkan dan membentuk komunitas peduli lingkungan, mendukung suksesnya program “Cimahi Zero TPA” secara berkelanjutan.

Program Cimahi Zero TPA bukan semata target fisik. Ini adalah jalan menuju kota yang berperadaban ekologis. Masjid, sekolah, dan RW bukan hanya titik layanan, tetapi simpul perubahan. Pemerintah berperan sebagai fasilitator penggerak unsur lainnya untuk ikut terlibat secara kolaboratif. Seperti ditegaskan oleh Prof. Emil Salim (2020): “Lingkungan adalah amanah Allah yang harus kita jaga bersama. Pemerintah tak mungkin mampu sendiri, karenanya tugas merawat lingkungan  itu adalah tugas kita semua.”

Maka, sinergi antara prinsip open Government dan implementasi program Kampung Cendekia menjadi harapan baru. Bukan hanya untuk mengurangi volume sampah ke TPA, tetapi menguatkan warga menjadi pelaku perubahan untuk mendukung Cimahi kota peradaban. Kota yang berbasis spiritual, pendidikan dan kearifan lokal, yang peduli lingkungan.

Baca Juga  Sawala Cendekia Kelurahan Cipageran: Merentas Jalan Peradaban "Peduli Lingkungan"

Tragedi Leuwigajah harus kita maknai bukan hanya bencana fisik, tetapi juga simbol kelalaian kolektif dalam mengelola peradaban kota. Kini, Cimahi memiliki peluang menebus dosa masa lalu dengan melahirkan gerakan baru: kota yang tidak hanya bersih, tetapi cerdas, beriman, beradab dan mampu melakukan kolaborasi untuk mengatasi masalah bersama.

Lingkungan yang rusak adalah cermin manusia yang lalai. Tapi lingkungan yang terjaga adalah hasil dari implementasi keimanan, ilmu, dan peradaban. Implementasi Open Government dan Kampung Cendekia,  adalah ihtiar bersama seluruh komponen strategis warga Cimahi sebagai penjaga amanah bumi. “Cimahi Zero TPA” bukan lagi utopia, melainkan wujud komitmen yang bisa dicapai secara bersama. Semoga !

Dr. Eki Baihaki, M.Si. Dosen Pascasarjana UNPAS,
Penulis buku “Manajemen Pengelolaan Sampah Terpadu Tuntas di tempat (MPS3T), Ketua Citarum Institute

Kampung Cendekia

Kampung Cendekia

Related Posts

Sawala Cendekia Kelurahan Cipageran: Merentas Jalan Peradaban “Peduli Lingkungan”
Peduli Lingkungan

Sawala Cendekia Kelurahan Cipageran: Merentas Jalan Peradaban “Peduli Lingkungan”

Juni 21, 2025
Sampah, adalah Cermin Spiritualitas Kita !
Peduli Lingkungan

Sampah, adalah Cermin Spiritualitas Kita !

Juni 14, 2025
Sampah, Politik & Hari Lingkungan Hidup
Peduli Lingkungan

Sampah, Politik & Hari Lingkungan Hidup

Juni 4, 2025
Tragedi Leuwigajah dan Komitmen Cimahi “Zero TPA”
Peduli Lingkungan

Tragedi Leuwigajah dan Komitmen Cimahi “Zero TPA”

Mei 16, 2025
Mengubah Paradigma Pengelolaan Sampah
Peduli Lingkungan

Mengubah Paradigma Pengelolaan Sampah

Mei 16, 2025
Next Post
Program Maghrib Mengaji : Menanamkan Karakter dan Merawat Peradaban Kota Cimahi

Program Maghrib Mengaji : Menanamkan Karakter dan Merawat Peradaban Kota Cimahi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buku Panduan Kampung Cendekia Cimahi

Buku Panduan Kampung Cendekia Cimahi

Juni 4, 2025
RW 25 Cibabat ”RW Kampung Cendekia” Penggerak Peradaban Peduli Lingkungan

RW 25 Cibabat ”RW Kampung Cendekia” Penggerak Peradaban Peduli Lingkungan

Juli 18, 2025
Paguyuban Pasundan Penggerak Jatidiri Peradaban Sunda

Paguyuban Pasundan Penggerak Jatidiri Peradaban Sunda

Juli 21, 2025
Kampung Cendekia RW 14 Kelurahan Baros: Keberagaman yang Menyatukan

Kampung Cendekia RW 14 Kelurahan Baros: Keberagaman yang Menyatukan

Juni 8, 2025
Kolaborasi Mewujudkan Kampung Cendekia Cimahi

Kolaborasi Mewujudkan Kampung Cendekia Cimahi

0
FGD Penguatan “Program Magrib Mengaji”Kolaborasi ICMI dan MUI Kota Cimahi

FGD Penguatan “Program Magrib Mengaji”Kolaborasi ICMI dan MUI Kota Cimahi

0
Kampung Cendekia Mendukung “Cimahi Zero TPA”

Kampung Cendekia Mendukung “Cimahi Zero TPA”

0
Hukum Anti Korupsi

Hukum Anti Korupsi

0

Your Guide to Canggu’s Hottest Street: The Essential Batu Bolong

Januari 10, 2026

6 Perfect places to watch the sunrise in Bali while you honeymoon

Januari 9, 2026

10 Summer Safety Tips For Water Sports Adventurers

Januari 8, 2026

Expert Tips: How To Become A Professional Travel Blogger

Januari 7, 2026
ICMI Cimahi

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Read more

Categories

  • Artikel
  • Bersih Narkoba
  • Greeting
  • Info Cendekia
  • Kabar
  • Kesehatan Holistik
  • Magrib Mengaji
  • Peduli Lingkungan
  • Pembauran Kebangsaan
  • Photo
  • Pojok Literasi
  • Pustaka Cendekia
  • Uncategorized
  • Video
  • Video Cendekia

Tags

Artikel Backpacker Food Gear Makan Siang Bergizi Palestina Prabowo Subianto Resources Solo Travel Tips Trip Plan

Recent News

Your Guide to Canggu’s Hottest Street: The Essential Batu Bolong

Januari 10, 2026

6 Perfect places to watch the sunrise in Bali while you honeymoon

Januari 9, 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Divisi Dakwah
  • Kesehatan Holistik
  • Perempuan & Anak
  • Kesra
  • Pemuda, Olga & Seni
  • Literasi
  • LH
  • Kebangsaan
  • Humas

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In